Membuka GeoTour.ID
Gilang / 02 Jun 2022

Cara Membuat Visa Schengen Paspor Indonesia

Setiap kali kamu berkunjung ke negara-negara di Eropa, kamu harus membawa visa sebagai tanda pengenal. Pastinya akan sangat merepotkan jika kamu harus mengajukan visa ke setiap negara yang akan kamu datangi.

Oleh karena itu, untuk lebih memudahkan kamu berlibur ke negara-negara di Eropa, kamu perlu mengetahui cara membuat visa schengen. Pasalnya visa ini bisa berlaku di 26 negara Eropa, termasuk Belanda, Spanyol. dan Perancis yang cukup populer di kalangan traveler Indonesia.

Mengenal Visa Schengen

Ketika pertama kali mendengar visa schengen, mungkin kamu bertanya-tanya “di mana letak negara schengen sebenarnya?” Pasalnya, di dunia ini tidak ada negara dengan nama tersebut.

Visa schengen sendiri merupakan visa hasil dari Perjanjian Schengen yang dilangsungkan pada tahun 1985 di kota Schengen, Luxemburg.

Dalam perjanjian tersebut ditetapkan bahwa pengawasan perbatasan negara-negara Uni Eropa yang masuk dalam perjanjian tersebut akan dihapuskan. Selain itu, ada juga aturan-aturan khusus mengenai izin masuk jangka pendek ke negara-negara tersebut.

Sampai saat ini, total ada 26 negara yang tergabung dalam Visa Schengen ini. 23 diantaranya adalah negara Uni Eropa dan 3 lagi negara non-Uni Eropa, yaitu:

  • Austria,
  • Belanda,
  • Belgia,
  • Denmark,
  • Estonia,
  • Finlandia,
  • Hungaria,
  • Islandia,
  • Italia,
  • Jerman,
  • Latvia,
  • Lithuania,
  • Luxemburg,
  • Malta,
  • Norwegia,
  • Perancis,
  • Polandia,
  • Portugal,
  • Republik Ceko,
  • Slovakia,
  • Spanyol,
  • Slovenia,
  • Swiss,
  • Swedia,
  • Yunani

Jadi bisa dibilang visa schengen merupakan kartu sakti yang memungkinkan kamu bepergian ke beberapa negara Eropa hanya menggunakan satu visa. Akan tetapi visa ini hanya bisa digunakan dalam waktu paling lama 90 hari dengan jangka waktu selama 180 hari atau 6 bulan sejak visa tersebut diterbitkan.

Selain itu, visa ini juga bukan diperuntukan untuk menetap, bekerja, maupun belajar dalam waktu yang lama. Kamu hanya bisa menggunakannya untuk keperluan kunjungan yang singkat seperti traveling, perjalanan bisnis, maupun wisata.

Di samping itu, kamu juga harus mengetahui dengan pasti kapan masa berlaku visa schengen milikimu dimulai dan berakhir. Sebagai ilustrasi, anggaplah kamu datang ke Spanyol pada tanggal 1 Juli 2022 dan menetap selama 15 hari. Maka kamu hanya mempunyai waktu selama 75 hari sampai tanggal 1 Januari 2023.

Jenis-Jenis Visa Schengen

Sampai saat ini ada dua jenis visa schengen yang berlaku, pertama single entry dan yang kedua multiple entry. Visa single entry dapat berlaku jika kamu hanya melakukan kunjungan ke negara-negara Schengen saja. Sementara visa multiple entry bisa berlaku untuk negara schengen dan non schengen. Misalnya kamu datang ke Jerman lalu pergi ke Inggris dan masuk lagi ke Jerman atau negara Schengen lainnya.

Dengan kondisi seperti itu, kamu harus memastikan bahwa kamu mengajukan jenis visa yang tepat dan sesuai dengan kebutuhanmu.

Bagaimana cara mengajukan visa schengen?

Untuk mengajukan visa ini sebenarnya bisa dilakukan dengan mudah selama kamu memiliki dokumen yang lengkap dan sesuai syarat yang berlaku. Prosedurnya pun tidak jauh berbeda dengan saat kamu mengajukan visa di negara lainnya.

Apabila kamu mempunyai rencana untuk berkunjung ke Eropa dalam waktu dekat, kamu bisa mulai mengajukan visa schengen-nya dari sekarang. Untuk lebih memudahkan kamu, di bawah ini ada cara mengajukan visa schengen yang bisa kamu lakukan sendiri.

Menentukan jadwal

Sebelum kamu mengajukan visa schengen di negara tujuan, sebaiknya kamu menyiapkan itinerary atau jadwal perjalanan selama di Eropa. Dengan begitu kamu dapat memilih kedutaan negara yang akan kamu tuju untuk pengajuan visa. Pasalnya negara yang menerbitkan visa tersebut seharusnya adalah negara tempat kamu tinggal paling lama di Eropa.

Lebih disarankan agar kamu mengajukan visa negara Belanda sebab proses pembuatannya relatif lebih mudah dan cepat jika dibandingkan dengan negara lain.

Misalnya kamu berencana pergi ke Belanda selama 5 hari dan Finlandia 3 hari, maka kamu bisa mengurus visanya ke kedutaan Belanda. Sama halnya bila kamu berencana tinggal 8 hari di Yunani dan 2 hari di Italia, maka kamu bisa mengajukan visa ke kedutaan Yunani. Cukup mudah, kan?

Jadi pada intinya, saat kamu sudah mempunyai visa schengen dari negara tujuan maka kamu dapat melakukan trip serta tinggal di negara lain yang jaraknya relatif dekat dari negara tersebut. Atau bisa juga negara yang masih berada dalam satu kawasan dengan negara tujuan awal kamu.

Sekarang ini kamu bisa mengajukan visa schengen di kantor perwakilan VFS Global yang bisa ditemukan di beberapa kota di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, dan juga Bali.

Cari tahu dan lengkapi persyaratan dokumen yang diperlukan

Untuk mencari tahu apa saja persyaratan yang kamu perlukan, formulir pendaftarannya bisa kamu unduh melalui website VFS di https://www.vfsglobal.com. Selain itu, kamu juga bisa mengunduhnya dari website kedutaan negara yang kamu tuju. Biasanya formulir pengajuan visa schengen terdiri dari tiga lembar.

Nah, selain mengisi formulir tersebut kamu juga perlu melampirkan beberapa dokumen lain yang diperlukan diantaranya:

  1. Paspor yang masih berlaku minimal 3 bulan dari sat keluar wilayah Schengen
  2. Pas foto berukuran 3,5 cm x 4 cm berlatar belakang putih atau sesuai dengan yang diminta oleh negara penerbit visa (2 lembar)
  3. Bukti rekening bank atau keuangan, termasuk di dalamnya slip gaji 3 bulan terakhir serta surat keterangan bekerja dari perusahaan. Dokumen ini harus membuktikan bahwa kamu memiliki uang paling tidak 39 Euro atau sekitar Rp 616.030 per hari untuk bekal tinggal di Eropa. Bila kamu berencana untuk tinggal selama 10 hari, maka kamu harus memiliki uang minimal Rp 6.160.300.
  4. Tiket pesawat pulang pergi. Kamu bisa membeli tiket sementara (dummy ticket) pada website https://dummyticket.com dengan harga yang murah untuk melengkapi syarat ini.
  5. Bukti kamu telah melakukan reservasi hotel untuk tinggal di Eropa.
  6. Surat sponsor atau surat undangan dari keluarga, kerabat, atau teman yang tinggal di Eropa. Surat ini dapat meningkatkan kemungkinan visa kamu disetujui sebab orang tersebut dianggap sebagai penjamin selama kamu berada di Eropa.
  7. Bukti asuransi. Dewasa ini banyak sekali agen asuransi di Indonesia yang menawarkan paket visa schengen. Kamu bisa melakukan pendaftaran secara online sehingga tidak perlu repot mengurusnya. Beberapa perusahaan bahkan menyediakan refund jika permohonan visa yang kamu lakukan ditolak.

Mengirimkan semua berkas, membuat janji interview serta membayar biaya pembuatan

Kamu bisa mengajukan visa schengen dengan dua cara, yaitu online atau datang langsung ke kantor kedutaan besar atau kantor VFS global yang menyediakan loket kedutaan besar untuk negara tertentu.

Jika kamu ingin mengajukan visa secara online maka semua berkas dokumen yang diperlukan harus diserahkan ketika melakukan interview yang jadwalnya sudah dibuat sebelumnya. Apabila kamu tidak mendaftar secara online, kamu bisa langsung datang ke kedutaan lalu menunggu kabar mengenai jadwal wawancara dari pihak kedutaannya.

Menghadiri wawancara atau interview

Setelah kamu membuat jadwal wawancara atau interview, kamu bisa langsung melakukan proses interview mengenai perjalananmu ke Eropa.

Nantinya setelah proses ini selesai, kamu harus membayar biaya untuk pembuatan visa sekitar 60 Euro atau Rp 947.223 untuk orang dewasa di atas 12 tahun, dan 35 Euro atau Rp 522.533 untuk anak-anak berusia 6 sampai 12 tahun.

Biaya ini dibayarkan dalam Rupiah sesuai dengan kurs yang berlaku pada hari pembayaran. Setelah itu, kamu tinggal menunggu keputusan dari pihak kedutaan apakah pengajuan visa yang kamu lakukan disetujui atau ditolak.

Umumnya keputusan pengajuan ini akan keluar dalam waktu beberapa jam sampai dengan dua minggu atau empat belas hari kerja. Setelah pengajuan visamu dinyatakan diterima, kamu bisa mengambilnya langsung di kantor kedutaan negara yang bersangkutan.

Pastinya kamu akan merasa sangat gembira jika visamu disetujui dan kamu bisa langsung berangkat ke negara tujuan sesuai dengan waktu yang sudah direncanakan sebelumnya.

Demikianlah pembahasan mengenai cara membuat visa schengen paspor Indonesia yang bisa kamu lakukan sendiri dengan mudah. Selamat menikmati waktu liburan di Eropa!