Membuka GeoTour.ID
Sudrajat / 26 Apr 2022

12 Daftar Bunga Deposito Bank Mana Yang Paling Besar Ya?

Mengembangkan uang anda dengan investasi deposito yang low risk

Buat anda yang punya duit nganggur dan ingin investasi jangka pendek-menengah dengan resiko yang minim, deposito dapat menjadi salah satu alternatif yang menarik. Berikut ini adalah rata-rata suku bunga deposito dengan jangka waktu satu bulan di sejumlah perbankan nasional:

  1. ANZ Indonesia: 1.18%
  2. BCA: 1.90%
  3. BRI: 2%
  4. Mandiri: 2.25%
  5. DBS Indonesia: 2.25%
  6. BNP Paribas Indonesia: 2.40%
  7. CIMB Niaga: 2.55%
  8. Bank KB Bukopin: 2.75%
  9. HSBC Indonesia: 2.88%
  10. Artha Graha Internasional: 3.00%
  11. Bank BTPN: 3.00%
  12. Maybank Indonesia: 3.63%

Gimana Cara Menghitung Hasil Deposito Anda?

Setelah mengetahui tingkat suku bunga deposito, anda dapat langsung melakukan simulasi apabila ingin menaruh anda pada instrumen investasi ini.

Tapi gak hanya cukup dengan mengalikan tingkat suku bunga dengan nominal uang yang anda depositokan lalu dibagi dengan 12. Imbal hasil deposito anda akan dikenakan pajak deposito.

Pajak deposito dikenakan atas bunga deposito yang anda peroleh pada akhir masa tenor. Besarnya adalah 20% untuk nominal deposito yang lebih dari Rp 7.5 juta.

Mari kita simulasikan perhitungan deposito pada nasabah yang menyetorkan Rp 10.000.000 dengan bunga 5% per annual dan masa tenor 1 bulan.

Rumus bunga deposito: suku bunga x setoran awal x hari/365

Jadi Rp 10.000.000 x 5% x 30/365 = Rp 41.096

Rumus pajak atas bunga: besar pajak x suku bunga

Jadi 20% x Rp 41.096 = Rp 8.219

Total dana yang diperoleh nasabah: setoran awal + (jumlah bunga - pajak atas bunga)

Rp 10.000.000 + (Rp 41.096 - Rp 8.219) = Rp 10.032.877

Jadi, dana nasabah tersebut setelah ditempatkan dalam deposito selama 1 bulan adalah Rp 10.032.877.

Kelebihan Dan Kekurangan Deposito Bank Yang Perlu Anda Ketahui

Kelebihan deposito antara lain:

  • Aman karena dijamin LPS, selain itu juga terhindar dari resiko akibat fluktuasi pasar.
  • Suku bunga lebih tinggi dibandingkan dengan tabungan biasa
  • Tenor dapat dipilih mulai dari 1 bulan, termasuk dalam investasi yang mudah diakses.

Kekurangan deposito antara lain:

  • Tingkat suku bunga relatif kecil dibandingkan dengan investasi lain seperti saham. Bahkan dapat lebih rendah dari laju inflasi per tahun.
  • Tidak fleksibel dalam alokasi dana investasi karena semua diatur oleh bank, sehingga tidak cocok untuk tipe investor yang suka memegang kendali.

Pastikan Ini Saat Anda Membuka Deposito Di Bank

  • Cek tingkat suku bunga bank tersebut dan bandingkan dengan tingkat suku bunga yang dijamin oleh LPS. Apabila suku bunga yang ditawarkan oleh bank tersebut lebih tinggi dari tingkat suku bunga yang dipatok LPS, maka dana anda tidak dijamin apabila didepositokan di bank tersebut.
  • Perhatikan tenor yang ingin anda pilih. Biasanya tingkat suku bunganya berbeda untuk masa tenor yang berbeda. Pastikan juga anda tidak akan membutuhkan dana yang akan didepositokan dalam waktu dekat atau sebelum masa tenor habis. Apabila anda harus mencairkan deposito anda sebelum masa tenor, maka anda akan dikenakan biaya penalti yang nilainya berbeda pada tiap bank.
  • Pastikan nilai deposito anda dapat dipantau pada aplikasi mobile banking atau internet banking. Beberapa kali terjadi kasus bilyet deposito yang dibuat oleh oknum bank ternyata hanya bodong dan dana anda tidak disetorkan ke bank tersebut. Apabila dana anda dapat dilihat di akun mobile banking atau internet banking artinya dana anda telah masuk ke dalam sistem bank tersebut.